Berita

Gambar tangkap layar dashboard laporan Brand Finance tentang Global Soft Power Index 2021/Repro

Dunia

Jerman Salip AS Di Urutan Pertama Negara Paling Berpengaruh, Indonesia Jauh Di Bawah Singapura

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 | 12:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jerman menjadi urutan pertama negara paling berpengaruh di dunia menggantikan posisi Amerika Serikat, berdasarkan laporan Global Soft Power Index yang dibuat Brand Finance tahun 2021.

Berdasarkan laporan Brand Finance yang diakses Kantor Berita Politik RMOL melalui website www.brandirectory.com, Jerman mendapat skor 62.2 di dalam laporan Brand Finance tahun ini, atau mengalami peningkatan dari tahun 2020 yang berada diurutan kedua dengan skor 61.9.

Sementara Amerika Serikat yang pada tahun 2020 berada diurutan pertama dengan skor 67.1 akhirnya turun menjadi urutan keenam dengan skor 55.9.


Diurutan kedua setelah Jerman, ada satu negara di Asia yaitu Jepang yang meraih skor 60.6, disusul Inggris diurutan ketiga (skor 57.9), Kanada urutan keempat (skor 57.2) dan Switzeland urutan kelima (skor 56.3).

Sedangkan Indonesia yang pada tahun 2020 berada diurutan 41 dengan skor 33.4 harus turun ke peringkat 45 negara aling berpengaruh di dunia, dengan skor 34.3 di tahun ini.

Posisi Indonesia ini berada jauh di bawah Singapura yang berada diurutan ke-20 pada tahun ini dengan skor 47.9, Thailand diurutan 33 dengan skor 38.7, India diurutan ke-36 dengan skor 37.7 dan Malaysia diurutan 39 dengan skor 36.9.

Selain itu, ada negara China yang masuk ke urutan kedelapan dengan skor 54.3 dan Rusia yang menempati posisi ke-13 dengan skor 50.5.

Sedangkan negara yang berada diurutan paling bawah antara lain Turkmenistan diposisi 99 (skor 27.4), Angola diurutan 100 (skor 26.9), Guatemala 101 (skor 26.1), Honduras 102 (skor 26.0), Trinidad and Tobago 103 (skor 25.6) dan Mozambique 104 (skor 25.4).

Global Soft Power Index ini didasarkan pada penelitian komprehensif dan luas dari jenisnya, dengan tanggapan yang dikumpulkan lebih dari 150.000 orang yang berbasis di lebih 100 negara.

Brand Finance mensurvei persepsi kekuatan lunak (soft power) 105 negara dari seluruh dunia yang mengedepankan pendekatan diplomasi dan persuasi daripada tekanan militer dan ekonomi.

Survei ini membuat sejumlah kategori sebagai alat ukurnya seperti perdagangan, pemerintahan, budaya dan warisan, serta seperangkat nilai.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya