Berita

Kakorlantas Polri, Irjen Istiono bersama jajaran meninjau exit tol Bitung yang tergenang banjir/Ist

Presisi

Kakorlantas Polri Tinjau Exit Tol Bitung Tangerang Yang Tergenang Banjir

SENIN, 22 FEBRUARI 2021 | 20:10 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Istiono meninjau kondisi exit tol Bitung Tangerang yang sudah dua hari ditutup karena genangan air yang cukup tinggi.

Akibat genangan tersebut, kendaraan yang hendak keluar di exit tol Bitung dialihkan ke exit Cikupa, Senin (22/2).

Didampingi Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Kushariyanto, Kabagops Korlantas Polri Kombes Pol Rudi Antariksawan, Ka Denwal PJR Korlantas Polri Kombes Pol Juni, Ka Induk PJR Bitung Kompol Adri serta dari Ditjen Bina Marga dan Jasa Marga, Kakorlantas menaiki mobil derek untuk memastikan langsung ketinggian air.


"Saya sengaja meninjau exit tol Bitung yang sudah dua hari ini tergenang air. Biasanya kan kalau di tol tergenang air ini cepat surut, ternyata di sini ada kendala dan harus dikelola secara maksimal," kata Kakorlantas.

Kakorlantas juga mengapresiasi kebersamaan Jasa Marga dengan Polri dalam mengelola sirkulasi arus lalu lintas di exit tol Bitung ini.

"Untuk mobilisasi kendaraan terus terkendali. Memang ada dampak yakni terjadi antrean, karena jalan ke arah Bitung ini terhambat dan sudah kita alihkan ke exit tol Cikupa," sambung Irjen Istiono.

Kakorlantas menambahkan bahwa dalam beberapa hari ke depan BMKG meramalkan akan terjadi hujan deras.

"Harapan kita, karena cuaca hujan mungkin ke depan genangan air tidak segini. Kita juga tetap waspada di titik-titik tertentu. Tidak hanya di sini saja, di titik jalan tol lain juga harus kita waspadai," imbuhnya.

Kakorlantas memprediksi bahwa genangan air di exit tol Bitung ini akan terselesaikan satu-dua hari kedepan. Karena genangan air terus dikelola dengan menyedotnya untuk memaksimalkan pengurangannya.

"Kalau nanti malam hujan lagi ya agak susah. Namun kita perkirakan kalau tidak ada hujan mungkin satu dua hari selesai," pungkas Irjen Istiono.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya