Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Nusantara

Ketua DPD RI: Ekspedisi Magellan Dan Sail Tidore Momentum Pembangunan Besar Di Maluku Utara

KAMIS, 28 JANUARI 2021 | 15:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Provinsi Maluku Utara dinilai memiliki dua momentum yang dapat dijadikan sebagai pemicu pembangunan. Kedua momen tersebut adalah Ekspedisi Magellan dan Sail Tidore, yang direncanakan digelar November 2021.

Penilaian tersebut disampaikan Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, saat memberikan orasi ilmiah di Kampus Universitas Khairun (Unkhair) Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis (28/1).

"Civitas akademika yang saya hormati, salah satu pemicu atau momentum pembangunan besar di Maluku Utara, khususnya di Ternate dan Tidore, adalah puncak pelaksanaan kegiatan peringatan 500 tahun Ekspedisi Magellan dan Sail Tidore. Kegiatan kemaritiman skala internasional ini membawa konsekuensi persiapan infrastruktur pembangunan di Maluku Utara," tuturnya.


Penilaian tersebut bukan tanpa alasan. LaNyalla mengatakan kegiatan ini akan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait. Mulai dari Kemenko Maritim dan Investasi, Kementerian PUPR, Kementerian Parekraf, Kementerian Perhubungan dan kementerian serta lembaga lainnya.

"Jika situasi mendukung, pada November 2021 Maluku Utara akan kedatangan banyak tamu dalam puncak peringatan acara tersebut. Termasuk juga tamu mancanegara. Maka seluruh potensi di Maluku Utara harus bisa mengambil peran," katanya.

Mantan Ketua Umum Kadin itu mengatakan, pemangku kebijakan Maluku Utara harus menyadari potensi besar ini. Terlebih, Maluku Utara bukan hanya sekadar menjadi tujuan wisata, tetapi juga salah satu daerah yang siap menyongsong industri maju.

"Bahkan Kementerian Perhubungan berencana membangun bandara udara baru di Pulau Halmahera. Termasuk pencanangan Kementerian PUPR pada tahun 2022 untuk membangun jembatan Tidore-Ternate. Inilah yang harus disinergikan oleh semua stakeholder yang ada di Maluku Utara, untuk memastikan konsep pembangunan Indonesia Sentris bisa berjalan dengan baik," katanya.

LaNyalla juga menegaskan DPD siap membantu kemajuan daerah, termasuk Maluku Utara. Hal ini sejalan dengan salah satu fungsi DPD, yaitu melakukan pengawasan atas penerapan undang-undang. Termasuk program-program yang telah dicanangkan pemerintah di seluruh Indonesia.

"DPD RI adalah wakil daerah. Maka kami selalu bekerja untuk mengawal kepentingan daerah agar mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Di DPD RI, kami punya slogan 'Dari Daerah untuk Indonesia'. Karena wajah Indonesia adalah wajah dari 34 Provinsi di Indonesia. Artinya, jika ingin Indonesia maju, maka daerah harus maju," ujarnya.

Ditambahkannya, semangat membangun Indonesia dengan pemerataan di 34 provinsi inilah yang telah dicanangkan Presiden RI Joko Widodo melalui konsep pembangunan "Indonesia sentris".

"Inilah yang harus kita kawal dan pastikan berjalan. Jangan berhenti di pencanangan. Tetapi harus kita kawal dan beri dukungan. Karena secara prinsip, Presiden Jokowi ingin seluruh masyarakat Indonesia bisa merasakan dampak positif dari pembangunan. Bukan hanya mengejar pertumbuhan ekonomi yang terpusat di Pulau Jawa. Tetapi di seluruh Indonesia. Itulah Indonesia sentris," ujarnya.

Senator asal Jawa Timur ini pun meminta empat senator asal Maluku Utara dapat berperan dengan menggajak perguruan tinggi, khususnya civitas akademika Unkhair dan lainnya, untuk mengawal dan memberi konstribusi terhadap percepatan program-program pembangunan tersebut.

"Sekali lagi, program yang telah dicanangkan pemerintah pusat harus kita kawal dan pastikan dapat berjalan dengan baik. Karena hanya dengan itu, kita bisa mempercepat kemajuan Indonesia. Karena seperti saya sampaikan tadi, kemajuan Indonesia harus dilihat dari kemajuan 34 provinsi yang ada," katanya.
 
"Sekali lagi, saya meminta empat senator asal Maluku Utara yakni, Sultan Tidore Bapak Husain Alting Sjah, Saudara Namto Roba, Ibu Hj. Suriati Armaiyn, dan Saudara Matheus Stefi Pasimanjeku, untuk terlibat aktif mewujudkan slogan DPD sebagai wakil daerah, yaitu; 'Dari Daerah untuk Indonesia'!" sambung LaNyalla menambahkan.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya