Berita

Puluhan wartawan dan anggota keluarga wartawan rapat membahas aksi premanisme di Desa Sampali yang sangat meresahkan/Net

Nusantara

Rapat Akbar Wartawan: Resah Ada Aksi Premanisme, Tapi Layanan Pengamanan Polrestabes Medan Lambat

MINGGU, 24 JANUARI 2021 | 21:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketenangan warga di Komplek Perumahan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di  Desa Sampali, Percut Sei Tuan, Deliserdang, diganggu kelompok preman.

Kelompok preman yang dipimpin seorang pria bermarga Galingging itu menyerobot lahan yang telah dimiliki wartawan sejak 2004.

Meski telah dilaporkan ke Polrestabes Medan dan jajaran, para preman itu tak perduli. Mereka terus melakukan aksi yang meresahkan masyarakat.


Adapun layanan pengamanan dari Polrestabes Medan dan jajaran, selalu datang terlambat, dan membuat masyarakat semakin tidak tenang.

Karena tidak tahan lagi dengan gangguan para preman tersebut, sekitar 70an wartawan dan warga lainnya pemilik kavling di Komplek Perumahan PWI tersebut, menggelar rapat akbar di kawasan Komplek Perumahan PWI, Sabtu kemarin (23/1.

Rapat yang dipimpin Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Hermansjah dan Sekretaris PWI Sumut, Edward Thahir,  membahas aksi preman yang semakin beringas yang terus merampas tanah warga.

Misalnya, para kelompok preman Galingging Cs itu telah merampas kavling nomor B-15 milik Nizam, wartawan yang juga Kepala Biro Harian Waspada di Rantau Prapat.

Di bawah komando Galingging, kelompok preman itu bahkan sudah membangun rumah di atas tanah milik Nizam tanpa sepengetahuan Nizam selaku pemilik kavling.

Peserta rapat juga membahas upaya untuk mengusir aksi para preman. Termasuk dengan cara melapor ke pihak kepolisian. Dalam rapat terungkap kekecewaan para wartawan atas lambatnya layanan pengamanan pihak kepolisian.

Menurut Hermansjah, aksi premanisme yang merampas  tanah di Komplek  Perumahan  PWI Sampali itu, sudah dilaporkan ke Polrestabes. Tapi, sangat dikecewakan. Tindakan kepolisian sangat lambat. Sebab, aksi para preman itu terus berlanjut. Bahkan, bangunan mereka kini sudah siap sekitar 60 persen.

Dilaporkan Berulangkali


Upaya melaporkan tindakan barbar premanisme di kawasan Komplek Perumahan PWI Sampali ini, menurut Edward Thahir, sudah berulangkali dilakukan. Secara kelembagaan, Hermansjah selaku ketua PWI Sumut dan Edward Thahir selaku sekretaris, bahkan sudah berkoordinasi langsung dengan Polsek Percut Sei Tuan.

PWI Sumut sudah berkoordinasi dan berharap Polrestabes Medan mengambil langkah tegas membasmi preman tersebut.

Selain itu, sebelumnya dua anggota keluarga wartawan pemilik kavling di Komplek Perumahan PWI Sampali, juga sudah melapor kepada pihak kepolisian atas tindakan premanisme yang sangat meresahkan di kawasan tersebut. Keduanya adalah Suriati Ginting yang melapor ke Polsek Percut Sei Tuan akibat tindakan para preman yang terus melakukan pemerasan.

Kemudian, Alfian, yang melapor ke Polrestabes Medan akibat tindakan para preman yang mencoba merampas kavlingan tanahnya. Dan terakhir adalah laporan Nazir yang juga ke Polrestabes Medan.

“Kami dan teman teman wartawan warga komplek merasa kecewa atas layanan pengamanan pihak kepolisian ini. Padahal, tindakan para premanisme sudan sangat meresahkan. Apakah polisi menunggu kami bentrok dan bunuh-bunuhan dengan para preman?" kata Hermansjah bernada bertanya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya