Berita

Menhan Prabowo Subianto belum beri pernyataan terbuka soal kapal China masuk Indonesia/Net

Politik

Prabowo Diam Kapal China Masuk Indonesia, Dedi Kurnia: Singa Yang Sering Dianalogikan Makin Tak Terbukti

SABTU, 23 JANUARI 2021 | 11:19 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Diam saat ada kapal penelitian China masuk ke perairan Indonesia semakin membuktikan bahwa Prabowo tidak berbeda dengan para politisi pada umumnya.

Demikian pendapat politik Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedy Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu pagi (23/1).

Kata Dedy, tidak garangnya Prabowo menyuarakan kedaulatan seperti saat kampanye pemilihan presiden (Pilpres) menjadi indikasi kalau mantan kompetitor Joko Widodo itu hanya lantang ketika momentum politik elektoral semata.


"Diamnya Prabowo cukup membuktikan jika ia tidak berbeda dengan kebanyakan politisi, hanya lantang saat kampanye, dan nihil bukti saat berkuasa," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (23/1).

Selain itu, Dedi mengamati Ketua Umum Partai Gerindra itu terkesan tersandera secara politik.

Meski demikian, sebagai sosok yang getol menyuarakan kedaulatan negara seharusnya Prabowo memiliki keberanian dan independen dalam menjalankan tugasnya di Kementerian Pertahanan.

"Ada kesan tersandera secara politik, tetapi semestinya jika memang Prabowo miliki keberanian dan independen ia tidak dapat didikte, terlebih posisi Menhan yang strategis dan kuat," demikian kata Dedi.

Dedi pun mengakui ia sudah memprediksi jauh-jauh hari kalau penudukung Prabowo mengalami kekecewaan publik saat gabung pemerintah.

"Bahwa pendukung Prabowo akan mengalami kekecewaan publik yang cukup besar saat masuk ke pemerintah, singa yang sering ia analogikan semakin tidak terbukti," pungkas Dedi.

Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengidentifikasi aktivitas kapal penelitian China memasuki kawasan perairan Indonesia. Saat beroperasi di peraiaran Indonesia kapal tersebut tidak mengaktifkan sistem identifikasi otomatis/ (AIS)nya.

Sejauh ini Prabowo sebagai Menhan belum mengeluarkan pernyataan terbuka kepada publik.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya