Berita

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid/Net

Pertahanan

Hidayat Nur Wahid: Marwah NKRI Harus Dijaga Dari Rongrongan Ekstrimis Separatis

SABTU, 23 JANUARI 2021 | 05:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) harus benar-benar menjadi fokus TNI dan Polri dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut ditegaskan Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid berkaitan dengan serangan KKB yang menewaskan dua prajurit TNI dari Yonif R 400/BR pada Jumat pagi (22/1).

Pihak yang disebut oleh Indonesia sebagai KKB, sementara mereka sebut diri sebagai 'OPM' kembali menembaki dan menewaskan prajurit TNI, sekarang bahkan 2 prajurit TNI gugur," kata Hidayat Nur Wahid dikutip redaksi dari akun Twitternya, Sabtu (23/1).


Insiden yang menewaskan anggota bernama Pratu Roy Vebrianto dan Pratu Dedi Hamdani dari Pos Hitadipa tersebut menjadi duka bagi Indonesia.

Namun demikian, duka tersebut harus segera dihentikan dengan fokus TNI-Polri dalam menjaga NKRI. Sebab tindakan KKB sudah berulang kali terjadi di tanah Papua.

"Penting TNI dan PolRI fokus jaga dan selamatkan marwah dan kedaulatan NKRI, dari rongrongan ekstrimis separatis," tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya