Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto sercara simbolis serahkan bantuan kemanusiaan untuk Kalimantan Selatan Dan Sulawesi Barat/Net

Politik

Ketum Golkar Berangkatkan Mobil Penjernih Air Dan Sembako Untuk Korban Bencana Alam Di Kalsel Dan Sulbar

JUMAT, 22 JANUARI 2021 | 10:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar berangkatkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat.

Pelepasan bantuan dilakukan oleh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto didampingi Sekjen Partai Golkar, Lodewij F. Paulus beserta jajaran dari Studio Digital Golkar di Jakarta, Jumat (22/1).

Airlangga mengatakan, bahwa bantuan yang diberangkatkan kali ini adalah bantuan lanjutan dari Partai Golkar di semua tingkatan.


"Partai Golkar sudah mengirimkan tim pertama di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat sudah mendirikan posko dan memberikan makanan serta bantuan sudah dikirim," ujar Airlangga.

"Jadi bantuan yang dikirim hari ini adalah kiriman selanjutnya, jadi bukan kiriman yang pertama," imbuhnya.

Disebutkan Airlangga, bantuan yang dikirim meliputi bahan makanan pokok berupa beras, minyak goreng, telur, sarden dan mie instan.

Selain itu, juga dikirim alat pelindung diri berupa masker, selimut, tenda dan pokok baik untuk bayi dan dewasa.

"Di sini dikirim juga mobil Amdes, karena di sana butuh air bersih, maka kami kirim mobil penjernih air yang akan sampai dalam waktu lima hari," terangnya.

"Ada juga alat pembersih lumpur, tenda pleton, pakaian beserta obat-obatan dan vitamin," sambung Menko Perekonomian ini.

Airlangga juga mengajak masyarakat Indonesia untuk mendoakan korban bencana alam yang belakangan terjadi beruntun di tanah air.

"Bencana alam ini menyebabkan korban jiwa dan ribuan orang mengungsi, Partai Golkar prihatin dan berdoa semoga korban gempa yang meninggal dunia diberikan tempat di sisi Allah SWT," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya