Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno dan Kepala BPKP Muhamad Yusuf Ateh/Net

Politik

Wujudkan Program Transparan Dan Akuntabel, Menparekraf Sandiaga Koordinasi Dengan BPKP

RABU, 20 JANUARI 2021 | 20:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengawal program-program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif agar transparan dan akuntabel.

Sandiaga didampingi Wakil Menteri Parekraf Angela Tanoesoedibjo pun sudah melakukan koordinasi dengan Kepala BPKP Muhamad Yusuf Ateh, pada Rabu (20/1).

"Kami mengapresiasi kerjasama yang telah dilakukan selama ini dalam mengawal dan mengawasi program di Kemenparekraf," kata Sandiaga dalam keterangannya.


Sandiaga mengatakan, koordinasi dengan BPKP terus dilakukan lantaran pihaknya ingin mewujudkan transparansi laporan keuangan yang akuntabel di Kemenparekraf.

"Di tahun 2021 ini dengan adanya refocusing dan relokasi anggaran, kami ingin BPKP ikut serta dalam mengawal program-program unggulan kami," ujarnya.

Tak hanya itu, Sandiaga juga ingin BPKP ikut serta memastikan bahwa program-program unggulan Kemenparekraf berdampak langsung kepada masyarakat.

"Ikut memastikan bahwa program-program ini dampaknya langsung terasa di masyarakat seperti dana hibah sektor pariwisata dan ekonomi kreatif maupun program-program lainnya yang dapat menyeleamatkan lebih dari 34 juta lapangan pekerjaan di sektor ini," demikian Sandiaga.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya