Berita

Ahmad Sahroni Center (ASC) Peduli serahkan bantuan untuk korban banjir di Kalimantan Selatan/Ist

Politik

Melalui ASC Peduli, Ahmad Sahroni Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Di Kalimantan Selatan

SELASA, 19 JANUARI 2021 | 13:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bencana banjir yang melanda Kalimantan Selatan menyebabkan kerugian baik secara fisik maupun materiil bagi warga yang terdampak.

Sebagai bentuk kepedulian, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga korban banjir di berbagai titik di Kalimantan Selatan.

Bantuan ini disalurkan dari “Ahmad Sahroni Center (ASC) Peduli” melalui DPW Partai NasDem di Kalimantan Selatan.


“Alhamdulillah pada hari ini, kami dari ASC Peduli akan memberangkatkan paket bantuan untuk korban bencana banjir di Kalimantan Selatan," ujar Sahroni kepada wartawan, Selasa (19/1).

"Adapun bantuan ini nantinya akan langsung disalurkan pada korban oleh kader Nasdem yang ada di sana,” imbuh legislator Partai Nasdem ini.

Sahroni menjelaskan bahwa dalam bantuan yang dikirimkan kali ini, tim ASC Peduli memberangkatkan ribuan paket bantuan seperti  selimut, masker, baju, bantal, popok bayi, hingga makanan ringan.
Di lokasi bencana, timnya juga telah berkordinasi untuk membelanjakan langsung kebutuhan pokok seperti beras, makanan bayi, hingga susu anak.

“Hari ini yang berangkat ada macam-macam, seperti selimut, bantal, masker, makanan ringan. Di sana, kami juga sudah berkordinasi dengan tim setempat untuk membelanjakan kebutuhan pokok lainnya, seperti beras, telur, minyak, makanan bayi, dan lainnya. Karena tentunya yang di lapangan tahu betul apa yang paling dibutuhkan warga,” jelasnya.

Politisi asal Tanjung Priok, Jakarta Utara ini berharap agar bantuan yang disalurkan oleh ASC Peduli dapat meringankan beban bereka yang menjadi korban bencana banjir.

“Kita berdoa agar bencana ini segera berlalu dan kita semua diberi kekuatan untuk menghadapinya. (Bantuan) ini tak seberapa, tapi semoga membantu meringankan beban,” demikian Sahroni.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya