Berita

Politisi PKB Yanuar Prihatin/Net

Politik

PKB: Tidak Saling Mempengaruhi, Setiap Pemilihan Punya Karakteristik Masing-masing

JUMAT, 15 JANUARI 2021 | 03:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kemenangan pada kontestasi pilkada tidak selalu mempengaruhi peta politik di hajatan akbar pemilu, baik pemilihan presiden ataupun legislatif..

Politisi PKB Yanuar Prihatin mengatakan, setiap pemilihan umum baik itu pileg, pilpres, pilkada bahkan hingga di level bawah yakni pilkades memiliki karakteristik yang berbeda.

“Artinya itu, event poltik ini memiliki karakteristik berbeda satu sama lain baik pada level magnitudenya, kemudian tingkat sosiologis kuluturalnya, tingkat apatisme loyalitas setiap event pemilu itu bergerak,” kata Yanuar acara diskusi virtual Biotik yang diselenggarakan oleh Party Watch Institute bertema "Kesiapan Partai Politik Menuju 2024", Kamis malam (14/1).


Bahkan, lanjut Yanuar, tingkat keterlibatan masyarakat dan komunitas itu sendiri jauh berbeda dalam menyikapi setiap pemilihan umum.

“Lebih jauh koalisi antar partai juga jauh berbeda sehingga perbedaan ini menunjukakn nanti tidak ada yang melulu, kontinu antara pilkada dengan pileg atau pilkada dengan pilpres,” katanya.

“Perbedaan itu akan menujukkan bahwa parpol, siapapun itu memiliki caranya sendiri,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya