Berita

Penyelam Taifib/Net

Pertahanan

Yon Taifib I Terjunkan 41 Penyelam Dalam Misi Pencarian SJ-182

RABU, 13 JANUARI 2021 | 07:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

TNI Angkatan Laut menerjunkan Batalyon Intai Amfibi (Yon Taifib) I Marinir untuk melaksanakan tugas pencarian puing dan jasad korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Danton II Kompi Alpha Yon Taifib I Marinir TNI AL Letda Mar Wahyu Triatmoko menyampaikan dari satuannya telah menyiapkan 18 unit alat selam yang terbagi menjadi empat tim untuk misi kemanusiaan ini.

“Empat tim itu sudah disebar. Jadi tiap hari, setiap pagi jam 6 kita sudah melaksanakan pergerakan ke sasaran atau ke titik yang diduga sebagai tempat utama lokasi jatuhnya Sriwijaya Air,” ucap Wahyu ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di posko Sriwijaya Air, Tanjung Kait, Tangerang, Rabu (13/1).


Dia mengatakan dalam satu regu penyelaman Taifib I Marinir terdiri dari tujuh orang yang dipimpin langsung oleh Letkol Mar Abdillah sebagai komandan Batalyon Amfibi I dan Pasiops Kapten Mar Heri Supriyanto.

“Total personel 41. Terbagi menjadi dua, penyelam itu sendiri dan pendukung yang berfungsi sebagai mendukung penyelaman. Baik pengisian tabung selam yang sudah dipakai dan mendukung logistik penyelam, serta yang diperlukan dalam kegiatan SAR. Kita saling membantu,” katanya.

Dalam operasi ini, Yon Intai Amfibi I Marinir TNI AL hanya mengerahkan personel yang ada di Jakarta. Tidak ada anggota yang didatangkan dari luar daerah. “Karena jaraknya juga dekat,” tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya