Berita

Tim Basarnas kumpulkan serpihan Sriwijaya Air di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara/RMOL

Nusantara

Basarnas: 2.123 Personel, 100 Kapal Dan 10 Armada Udara Diterjunkan Untuk Cari Sriwijaya Air

MINGGU, 10 JANUARI 2021 | 18:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pencarian serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 hari ini dilakukan Basarnas dengan kekuatan penuh melibatkan tim gabungan dari TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, dan KNKT.

Direktur Operasional Basarnas Brigjend Razman mengatakan, dalam misi kemanusiaan di perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, TNI, dan Polri telah mengerahkan sedikitnya 50 armada laut dengan ukuran besar dan 50 perahu karet.

“Jumlah keseluruhannya 100. Sebagian besar masih berada di lokasi pencarian dan pertolongan. Itu alur laut,” ucap Razman di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1).


Kemudian bantuan misi kemanusiaan juga datang dari TNI Angkatan Udara, Polairud, Basarnas dan perusahaan yang memiliki sarana udara dengan menerjunkan helikopter.

“Alur udara kami punya 12 armada,” imbuhnya.

Selain itu, untuk bantuan di jalur darat, Razman telah mem-BKO-kan ambulans sebanyak delapan unit dari Dinas Kesehatan, TNI, Polri, dan Basarnas.

“Kemudian jumlah orang untuk mendaftarkan diri dalam misi kemanusiaan ini seluruhnya 2.123 orang yang meliputi awak kapal, pesawat, penyelam dan macam-macam. Itu jumlah yang terlibat dalam pencarian hari ini. Itu jumlah yang cukup besar,” jelasnya.

Dalam operasi hari ini, kata Razman, dibagi menjadi empat sektor. Sektor A hingga D dibagi berdasarkan kapal yang mendaftarkan diri atau ikut terlibat.

“Dalam satu sektor kurang lebih arealnya 2 sampai 3 mil. Itu kurang lebih sangat efektif untuk mendapatkan hasil seperti yang dilihat bersama,” tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya