Berita

Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Mohammad Yassin Kosasih/Net

Presisi

Ditpolairud Polri Kerahkan Kapal Hingga Alat Pencari Black Box Sriwijaya Air

MINGGU, 10 JANUARI 2021 | 10:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ditpolairud Baharkam Polri mengerahkan 8 armad kapal patroli dan 4 helikopter jenis Dauphin As 365 N.3, Bell 429, dan 3 kapal milik Polariud Polda Metro Jaya untuk membantu pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Perairan Kepulauan Seribu.

Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Mohammad Yassin Kosasih mengatakan, selain mengerahkan kapal, Ditpolariud juga mengerahkan alat untuk mencari black box pesawat.

“Dalam membantu pencarian pesawat yang jatuh tersebut kami membawa 2 set vinger locater yaitu alat untuk mencari black box," ujar Yassin di Dermaga JICT 2, Jakarta Utara, Minggu (10/1).


Selain peralatan, kata Yassin, 50 orang penyelam yang terdiri dari penyelam Ditpolair, penyelam Ditpolairud Polda Metro Jaya, penyelam Ditpolairud Polda Banten dan penyelam dari Korbrimob juga diturunkan.

Yassin mengatakan atas perintah Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto, agar membatu pencarian dengan maksimal.

Pihaknya juga menurunkan beberapa speed boat dan perahu karet untuk melakukan penyisiran mencari serpihan–serpihan pesawat serta badan utama pesawat.

Lanjutnya, termasuk juga dilakukan penyelaman dengan tetap berkoordinasi dengan Basarnas dan unsur SAR lainya.

“Saya juga berharap pada saat dilakukan penyisiran dan penyelaman cuaca dalam kondisi baik," tutupnya.

Pesawat Sriwijaya Air dengan kode penerbangan SJ-182 sendiri diduga jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu sore (9/1). Pesawat rute Jakarta-Pontianak itu membawa 62 orang, terdiri dari 50 penumpang dan 12 kru.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya