Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf/Net

Politik

Gde Siriana: Penguasa Dari Sipil Bisa Tampil Lebih Militeristik Dari Seorang Militer

KAMIS, 07 JANUARI 2021 | 21:05 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Era pemerintahan Presiden Joko Widodo berhasil menghapus dikotomi antara kelompok masyarakat sipil dan militer.

"Di era Jokowi ini kita sebagai bangsa belajar bahwa dikotomi sipil-militer sudah tidak relevan," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf di akun Twitter pribadinya, Kamis (7/1).

Dijelaskan Gde Siriana, militerisme era kekinian tidak lagi soal senjata ataupun seragam. Tetapi, lebih bagaimana bersikap pada kekuasaan.


"Karena militerisme itu bukan dari seragam dan senapan, tapi bersumber dari jiwa penghambaan pada kekuasaan," jelasnya.

Lanjutnya, pada era kekinian juga masyarakat dapat melihat bagaimana rezim yang dipimpin sipil berkuasa melebihi seorang pemimpin militer.

"Penguasa dari sipil bisa tampil lebih militerisitik dari penguasa berlatar belakang militer," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya