Berita

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa

Nusantara

KSAD Andika Perkasa Bahas Pengembangan Universitas Jenderal Ahmad Yani

SENIN, 21 DESEMBER 2020 | 09:09 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

New Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi telah memasuki tahap persiapan untuk memulai pembangunan. Yayasan Kartika Eka Paksi yang memayungi New Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi bekerja sama dengan beberapa pihak, yakni BNI, PT. Wijaya Karya dan PT. Telkom Indonesia untuk mendukung pembangunan menuju Smart Digital Campus.⁣⁣

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima paparan studi kelayakan dari rekanan BNI, yakni PT. Bahana Apresindo, terkait rencana pembangunan New Universitas Jenderal Achmad Yani.

Hasil studi kelayakan menunjukkan aspek teknis pembangunan New Universitas Jenderal Achmad Yani dapat dilaksanakan sehubungan dengan ketersediaan tenaga ahli dan dukungan pihak Yayasan maupun Universitas.⁣⁣


Lantas, Jenderal Andika Perkasa meminta laporan dokumentasi setiap proses menuju pembangunan dari setiap mitra untuk ditampilkan saat launching kerja sama pembangunan New Universitas Jenderal Achmad Yani.⁣⁣
⁣⁣
“Jadi video itu lengkap, mulai dari fisik, apa yang dikerjakan oleh Telkom, apa yang dikerjakan oleh BNI, sehingga akan menjadi promosi awal dari Universitas Jenderal Achmad Yani, sehingga mereka harusnya sudah mulai melirik lebih serius lagi untuk mendaftar ke Universitas Jenderal Achmad Yani,” kata Andika dalam keteranganya, Senin (21/12).

Andikan menambahkan, dalam aspek keuangan, pembangunan New Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi juga dikatakan layak berdasarkan analisa dari sisi finansial. Sedangkan dari aspek market, New Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi memiliki daya saing yang besar untuk menarik calon mahasiswa menempuh pendidikan disana.⁣⁣
⁣⁣
Selain itu, BNI juga memberikan paparan mengenai kesepakatan pembagian anggaran dan sistem pembayaran yang nantinya dilakukan oleh Yayasan Kartika Eka Paksi.

Sedangkan PT Telkom dan PT Wijaya Karya memaparkan proses pembangunan New Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi yang dibagi dalam dua tahap, dengan estimasi waktu selesai di tahun 2025.⁣⁣

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya