Berita

Tiga Pati Polri yang digadang-gadang menjadi Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis/Repro

Nusantara

Dalam Waktu Dekat Kompolnas Bakal Umumkan Nama Calon Kapolri

SABTU, 19 DESEMBER 2020 | 17:10 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyatakan, pihaknya telah mengantongi sejumlah nama Perwira Tinggi (Pati) Polri yang dicalonkan sebagai Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis.  

Meski demikian, Kompolnas masih merahasiakan nama-nama calon kapolri tersebut. Poengky berjanji Kompolnas akan mengumumkannya setelah nama-nama calon kapolri tersebut diterima Presiden Joko Widodo.

"Mohon maaf saya belum bisa menyampaikan nama-nama. Harus kami sampaikan kepada Presiden dulu. Mohon bersabar ya," kata Poengky saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (19/12).


Meski masih belum membuka siapa Pati Polri yang bakal disetor ke Presiden Jokowi, ia menegaskan bahwa calon Kapolri tersebut memiliki prestasi, integritas, dan rekam jejak yang baik.

"Saya belum tahu nantinya berapa nama yang akan kami sampaikan kepada Presiden. Tapi, yang jelas adalah yang memiliki prestasi, integritas dan track record terbaik. Kami akan menyampaikan dalam waktu dekat," ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan UU 2/2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pasal 38 ayat (1) huruf b, Kompolnas bertugas memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam pengangkatan dan pemberhentian Kapolri.

Merujuk pasal 11 ayat (6) UU 2/2002, sambungnya, maka calon Kapolri adalah perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia yang masih aktif dengan memperhatikan jenjang kepangkatan karier.

"Oleh karena itu nantinya ketika memberikan pertimbangan kepada Presiden maka kami berpedoman pada pasal 11 ayat (6) UU 2/2002," kata Poengky.

Poengky menjelaskan yang dimaksud dengan jenjang kepangkatan adalah prinsip senioritas dalam arti penyandang pangkat tertinggi di bawah Kapolri. Sedangkan, yang dimaksud jenjang karier, yakni pengalaman penugasan dari perwira tinggi calon Kapolri pada berbagai bidang profesi kepolisian atau berbagai macam jabatan di kepolisian.

"Kompolnas akan melihat data track record dan prestasi calon-calon Kapolri, dan akan memberikan pertimbangan kepada Presiden untuk calon-calon yang track record dan prestasinya terbaik," imbuhnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya