Berita

TNI berangkatkan pasukan khusus ke Poso/Ist

Pertahanan

Pasukan Khusus TNI Telah Diterbangkan Bantu Satgas Tinombala Tumpas MIT

SELASA, 01 DESEMBER 2020 | 14:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pasukan Khusus TNI diterbangkan untuk memburu kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) menggunakan Pesawat TNI AU dari Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (1/12).

Pengiriman pasukan ini dalam rangka membantu Polri untuk memperkuat pasukan yang sudah ada sebelumnya di Poso. Dukungan-dukungan untuk operasi pun sudah dikirim secara bertahap.

Hal ini sebagaimana instruksi Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto untuk menindak tegas pelaku pembunuhan warga sipil di Desa Lemban Tongoa Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi pada Jumat lalu (27/11).


“TNI akan menindak tegas atas pelaku pembunuhan yang dilakukan oleh MIT,” tegas Panglima TNI dalam keterangan tertulisnya.

Panglima meyakini, sinergitas antara TNI dan Polri akan mampu menindak kelompok teroris yang telah meresahkan masyarakat tersebut.

“Dengan dukungan operasi tersebut, saya yakin kelompok MIT yang melakukan kejahatan atas penduduk yang tidak berdosa segera tertangkap,” harapnya.

Terpisah, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menjelaskan bahwa Satgas Operasi Tinombala terus memburu kelompok MIT di tiga hutan yang ada di Poso, Sulawesi Tengah.

"Satgas Tinombala, Densus 88 Brimob Polda Sulawesi Tengah dibantu oleh TNI saat ini telah melakukan pengejaran terhadap DPO MIT di sekitar daerah pegunungan Lemban Tongoa Kabupaten Sigi, dikarenakan memang selama ini pergerakan mereka mulai dari Pegunungan Sigi, Parigi Moutong sampai dengan Poso. Mereka bergerak di daerah hutan di (hutan) 3 kabupaten tersebut," jelas Brigjen Awi Setiyono.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

KPK Segel Sejumlah Lokasi Usai OTT Pemalang

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:59

Bupati Pemalang Diduga Terima Uang Proyek hingga Jual Beli Jabatan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:52

Prabowo Minta Pamong Praja Tinggalkan Birokrasi Berbelit, Utamakan Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:47

Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK Saat Berada di Jakarta

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:40

Piala Dunia Dongkrak Penjualan, Coca-Cola Naikkan Target Laba 2026

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:34

Naik MRT Jakarta Kini Bisa Pakai Kartu Kredit

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:32

Kaesang Punya Loyalis Tapi PSI Belum Tentu Lolos Senayan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:27

Penasihat PWI Pusat Minta Laporan Polisi terhadap Hotman Paris Dilanjutkan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:27

OTT Pemalang, KPK Amankan 21 Orang dan Sita Uang Lebih dari Rp2 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:26

Prabowo Bangga Lulusan Terbaik IPDN Berasal dari Keluarga Buruh hingga Petani

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:15

Selengkapnya