Berita

Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan (LBP)/Net

Politik

Pengurus Pusat Demokrat Tidak Ingin Sikap Bijak Jokowi Dirusak Luhut Pandjaitan

MINGGU, 29 NOVEMBER 2020 | 10:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sikap Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) yang meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar tidak berlebihan dalam pemeriksaan yang melibatkan Edhy Prabowo dikritik.

Pengurus pusat Partai Demokrat, Taufiqurahman menilai pernyataan itu bagian dari bentuk intervensi eksekutif kepada lembaga hukum.

"Saya minta kepada Pak LBP untuk menghargai proses hukum yang sedang terjadi di KPK. Jangan menunjukkan arogansi kekuasaan eksekutif. Sebaiknya kita berikan KPK kesempatan untuk mengembangkan kasus ini seluas-luasnya,” ujar Taufiq seperti dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Minggu (29/11).


Di sisi lain, Taufiq memuji sikap Presiden Jokowi yang memberikan pernyataan bahwa dirinya mempercayakan kasus hukum anggota kabinet kepada pihak yang berwenang.

"Saya kira presiden sudah menunjukkan sikap yang baik, jangan sampai dirusak oleh pernyataan-pernyataan kontra produktif seperti yang disampaikan Pak LBP," tegas Taufiq yang merupakan mantan ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta itu.

"Mari kita sama-sama membangun kultur kekuasaan yang bermartabat karena publik mengawasi proses yang sedang berjalan," pungkasnya. 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya