Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kembali raih penghargaan/Ist

Politik

PSI Bungkam Saat Anies Dapat Penghargaan, Pengamat: Tidak Aneh

JUMAT, 27 NOVEMBER 2020 | 17:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bukan hal aneh bila Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memilih bungkam saat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kembali  dianugerahi penghargaan.

Sebab, menurut kacamata pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, kehadiran PSI memang didesain untuk mengkritik Anies Baswedan.

"Memang cara kerja (PSI) seperti itu," kata Ujang saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (27/11).


Menurut Ujang, mengkritik dan mengkoreksi Gubernur Anies bagi partai yang mayoritas dihuni oleh anak muda milenial itu merupakan keharusan.

"Namun mengkritik harus secara objektif, konstruktif, dan adil," tutur Ujang mengingatkan.

"Jangan karena Anies lawan politiknya lalu diserang habis-habisan,"
tandasDirektur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu.

Di tangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Pemprov DKI Jakarta memang telah merebut banyak penghargaan dan mencetak sederet prestasi.

Teranyar, Pemprov DKI Jakarta meraih penghargaan sebagai Pemda berkualifikasi informatif oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) Republik Indonesia.

Selain itu, pada Kamis malam (26/11) Pemprov DKI dinobatkan menjadi pemenang dalam Anugerah Humas Indonesia Kategori Pemerintah Provinsi Terpopuler di media digital 2020 dan pemenang anugerah humas Indonesia kategori Gubernur Terpopuler di media digital 2020.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya