Berita

Ketua Gugus Tugas Lawan Covid-19 Bamus Betawi, M Rifki atau Eki Pitung/Ist

Nusantara

Baliho Sosialisasi Covid-19 Ikut Dicopot TNI, Bamus Betawi Tunggu Klarifikasi Pangdam Jaya

RABU, 25 NOVEMBER 2020 | 16:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Gugus Tugas Lawan Covid-19 Bamus Betawi, M Rifki atau Eki Pitung kembali mendorong Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman untuk memberikan klarifikasi menyusul pencopotan baliho milik Bamus Betawi oleh sejumlah prajurit TNI yang terpasang di di Rumah Aspirasi Haji Lulung, Jalan H Fachrudin No 7, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat lalu (20/11).

"Kami masih berharap dan menunggu klarifikasi dari Pangdam Jaya mengenai penurunan dan pengrusakan baliho di Posko Bamus Betawi oleh prajurit TNI atas perintah Pangdam Jaya," kata Eki usai bertemu Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Rabu (25/11).

Eki menegaskan, baliho yang dicopot prajurit TNI berisi pesan pencegahan bahaya Covid-19 dengan gambar Ketua Umum Bamus Betawi sekaligus anggota Komisi VII DPR, Abraham Lulung Lunggana, dan tokoh masyarakat Tanah Abang, Habib Rizieq Shihab.


"Gambar Haji Lulung dan Habib Rizieq memakai masker dan jelas ada logo Bamus Betawi," kata Eki. "Baliho kan berisi pesan kemanusiaan. Makanya Bamus Betawi bingung, kok ikut dicopot?"

Ditambahkan Eki, Gugus Tugas Lawan Covid-19 Bamus Betawi dalam penanganan dan pencegahan Covid 19 adalah mitra BNPB dan Pemprov DKI Jakarta.

"Hampir semua pengurus Bamus Betawi adalah relawan Covid-19. Kita sudah berkeringat mengedukasi masyarakat soal pencegahan Covid-19 dan memberikan ribuan paket bantuan sembako kepada masyarakat Jakarta dan masyarakat Betawi yang terdampak Covid-19," jelas Eki, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Selain itu, Bamus Betawi juga membagikan hand sanitizer dan masker ketika awal Covid-19 menghantam tanah air.

"Kami juga menggelar kegiatan donor darah PMI. Tapi kenapa prajurit TNI merusak baliho kami?" pungkas Eki.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya