Berita

Ilustrasi 3M dan 3T/Istimewa

Kesehatan

Pemerintah Minta Kerjasama Masyarakat Melawan Covid-19 Lewat 3M Dan 3T

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 13:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Upaya penanganan Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan juga membutuhkan kerjasama masyarakat.

Penasihat Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Monica Nirmala menyebutkan dua langkah melawan Covid-19 yang memerlukan kerjasama masyarakat.

Dua langkah tersebut adalah penerapan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) dan penerapan perilaku 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak), yang merupakan upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.


"3M banyak membicarakan tentang peran kita sebagai individu. Sementara 3T berbicara tentang bagaimana kita memberikan notifikasi atau pemberitahuan pada orang di sekitar kita untuk waspada," ujar Monica dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (24/11).

"Jadi memang ada satu proses yang tidak hanya melibatkan individu tapi juga orang yang lebih banyak”, sambungnya.

Hanya saja, lanjut Monica, penerapan praktik 3T masih perlu ditingkatkan pemahamannya di masyarakat, mengingat masyarakat lebih mengenal 3M yang kampanyenya dilakukan terlebih dahulu.

Untuk 3T yang terdiri dari tiga kata, yakni pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment) memiliki pengertiannya masing-masing terkait penanganan Covid-19.

Dia mengungkapkan, pemeriksaan dini atau testing menjadi salah satu yang terpenting, agar masyarakat yang diduga tertular Covid-19 bisa sesegera mungkin mendapatkan perawatan.

"Tak hanya itu, dengan mengetahui lebih cepat, kita bisa menghindari potensi penularan ke orang lain," imbuhnya.

selain itu, pelacakan atau tracing dilakukan pada kontak-kontak terdekat pasien positif Covid-19. Setelah diidentifikasi oleh petugas kesehatan, kontak erat pasien harus melakukan isolasi atau mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Seandainya ketika dilacak si kontak erat menunjukkan gejala, maka perlu dilakukan tes, kembali ke praktik pertama (testing)”, kata Monica.

Kemudian, perawatan atau treatment akan dilakukan apabila seseorang terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, apabila ditemukan orang tanpa gejala, maka orang tersebut harus melakukan isolasi mandiri di fasilitas yang sudah ditunjuk pemerintah.

"Sebaliknya, jika orang tersebut menunjukkan gejala, maka para petugas kesehatan akan memberikan perawatan di rumah sakit yang sudah ditunjuk pemerintah," tuturnya.

Hingga saat ini, Monica mencatat ada tiga indikator yang menjadi standarisasi pemeriksaan Covid-19. Yakni, jumlah spesimen, kecepatan hasil pemeriksaan, dan rasio positif.

"Di Indonesia angka testing rata-rata mencapai 24.000-34.000 orang per hari”, tambahnya.

Adapun untuk kapasitas laboratorium, Monica memastikan jumlahnya tercukupi dan sesuai standar WHO. Di mana, kapasitas tes di laboratorium hampir 80.000.

Hanya saja ada kendala berupa kemauan masyarakat untuk memeriksakan diri. Sehingga hal itu berdampak pada upaya pelacakan orang yang kontak erat dengan kasus positif Covid-19.

"Setiap orang harus mengambil peranan untuk memutus rantai dengan berpartisipasi kooperatif menerapkan 3M dan 3T”, demikian Monica.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya