Berita

Kandidat Presiden dari Partai Demokrat, Joe BIden/Net

Dunia

Pakar Hukum Pemilu: Sekeras Apa Pun Usaha Trump Gulingkan Hasil Pilpres, Biden Akan Tetap Masuk Oval Office Januari 2021

JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 11:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Berbagai upaya dilakukan Presiden AS Donald Trump untuk menggagalkan hasil pemilihan 2020. Belum lama ini ia memanggil legislator negara bagian ke Gedung Putih sebagai upaya untuk menggulingkan kemenangan Joe Biden.

Trump juga memanggil pejabat pemilihan lokal untuk membatalkan suara sertifikasi di Michigan dan menekan pejabat daerah di Arizona untuk menunda sertifikasi penghitungan suara.

Pakar hukum pemilu, Joshua Douglas, melihat apa yang dilakukan Trum bersama tim kampanyenya, telah merusak kepercayaan publik terhadap integritas pemilu AS.


Menurutnya, sekeras apa pun usaha mereka Biden pasti akan masuk ke Oval Office pada Januari mendatang.

“Sangat memprihatinkan, beberapa Republikan tidak dapat memahami kemungkinan bahwa mereka telah kalah dalam pemilihan ini,” kata Douglas, yang meneliti dan mengajar hukum pemilihan di Universitas Kentucky.  

“Kita bergantung pada norma demokrasi, termasuk yang kalah seharusnya dengan senang hati menerima kekalahan. Demokrassi sepertinya sedang rusak,” lanjutnya, seperti dikutip dari AP (19/11).

Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur (CISA) menyatakan pemilihan presiden 2020 sebagai yang paling aman dalam sejarah. Beberapa hari setelah pernyataan itu dikeluarkan, Trump tiba-tiba memecat Chris Krebs, pemimpin agensi tersebut.

Trump juga mengeluarkan rentetan klaim tak berdasar yang terus-menerus. Ia berusaha mempengaruhi pejabat lokal yang telah mengesahkan suara. Penolakan sekutunya untuk mengakui bahwa dia kalah, dikhawatirkan akan memiliki dampak negatif yang panjang pada negara. Bahkan hingga kini para pendukungnya tidak percaya dia kalah.

“Ini tentang mencoba mengatur kondisi di mana separuh negara percaya bahwa hanya ada dua kemungkinan, apakah mereka menang atau pemilihan dicurangi. Dan itu bukan demokrasi,” kata Justin Levitt, seorang sarjana hukum konstitusi dan profesor di Loyola Law School.

Selama konferensi pers di Wilmington, Delaware pada Kamis (19/11) Biden mengatakan orang Amerika menyaksikan hal yang sangat tidak bertanggung jawab, pesan yang sangat merusak sedang dikirim ke seluruh dunia tentang bagaimana fungsi demokrasi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya