Berita

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono/Net

Politik

Politisi Demokrat: Instruksi Mendagri Bukan Dibuat Khusus Untuk Jakarta

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 | 20:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang di dalamnya terdapat penegasan pencopotan kepala daerah bila melanggar protokol Covid-19 dibuat bukan untuk salah satu wilayah saja.

"Saya melihat ini sebagai warning untuk kepala daerah semuanya, bukan hanya Jakarta yang seolah-olah memberikan toleransi terhadap 'kerumunan'," ujar Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono saat dikonfirmasi redaksi, Kamis (19/11).

Adapun instruksi yang diteken Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dikeluarkan seiring dengan pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Polda Metro Jaya.


Pemanggilan orang nomor satu di Jakarta ini untuk memberikan klarifikasi terkait acara Maulid Nabi dan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab yang menimbulkan kerumunan beberapa waktu lalu di Petamburan Jakarta Pusat.

Menanggapi hal ini, Mujiyono menilai yang dilakukan Anies Baswedan sesungguhnya telah sesuai dengan prosedur.  "Pemprov sudah benar. Tapi masalahnya ngatur orang banyak enggak mudah," sambung politisi Demokrat itu.

"Kaitannya dengan akan dicopot, dilihat dulu UU-nya. Ada enggak aturan yang memperbolehkan itu. Kan kepala daerah hasil pilkada," tutup Mujiyono.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya