Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Mengaku Jadi Penderita Kanker, Wanita Asal Inggris Kelabui Situs Penggalangan Dana Untuk Foya-foya

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 | 13:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang wanita asal Inggris dituduh telah melakukan aksi tipu-tipu untuk meraup uang sumbangan puluhan ribu dolar dengan mengklaim bahwa dirinya menderita sakit kanker. Dia menggunakan diagnosis kanker palsu untuk mengumpulkan lebih dari 45 ribu euro  (sekitar 756 juta rupiah) melalui halaman crowdfunding.

Pengadilan Canterbury mengatakan bahwa Nicole Elkabbas (42) memalsukan foto dirinya terbaring di ranjang rumah sakit untuk halaman GoFundMe dan mengklaim bahwa dia membutuhkan uang untuk pengobatan kanker.

Di halaman penggalangan dana itu ia berbicara tentang diagnosis, operasi dan proses kemoterapi yang tidak pernah terjadi.


Elkabbas kemudian dituduh menggunakan uang sumbangan yang dia kumpulkan untuk berbelanja, liburan di Italia dan sebuah tiket untuk menonton tim favoritnya, Tottenham Hotspurs.

Jaksa Ben Irwin mengatakan kepada pengadilan bahwa Elkabbas dengan hati-hati membangun dugaan kebohongannya.

“Itu adalah skema yang dirancang untuk mengelabui dan menipu, dan dia tahu itu. Jadi dia berbohong tentang operasi besar, berbohong tentang enam siklus kemoterapi, berbohong tentang obat ajaib ini, obat terobosan,” kata Irwin, seperti dikutip dari 9News, Kamis (19/11).

“Dia menipu orang yang memberikan uangnya dan kemudian dia membuangnya,” lanjutnya.

Tim pengacara Elkabas mengatakan bahwa kliennya mengaku  menderita kanker dan bahwa dia adalah wanita yang rentan, sehingga mereka dengan sepenuh hati mempercayainya.

Atas aksinya, Elkabas didakwa dengan pasal penipuan dan akan dijebloskan ke penjara.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya