Berita

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi/Net

Politik

PSI Tidak Bisa Ajukan Interpelasi Sendirian

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 | 13:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Setiap anggota DPRD DKI Jakarta berhak menggunakan hak interpelasi untuk memanggil Gubernur DKI Anies Baswedan dalam mencari penjelasan atas kebijakan yang diambil eksekutif.

Demikian yang disampaikan, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi saat menanggapi usulan Fraksi PSI yang meminta DPRD untuk segera memanggil Anies Baswedan.

Pemanggilan Anies sendiri untuk meminta keterangan lebih lanjut terkait pembiaran kerumunan kegiatan Maulid Nabi dan resepsi pernikahan putri Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.


Mengacu pada Peraturan DPRD DKI Jakarta 1/2014 tentang tata tertib DPRD DKI Jakarta, hak interpelasi dapat direalisasikan paling sedikit diusulkan oleh 15 anggota DPRD.

"Jadi ada mekanismenya. Di mana harus ada minimal 15 orang anggota yang mengajukan lebih dari satu fraksi," jelas Prasetio saat dihubungi wartawan, Kamis (19/11).

Untuk itu, Prasetio menyarankan jika PSI tetap bersikeras ingin memanggil Gubernur, maka harus mendapat dukungan serupa dari fraksi lain di dewan.

Kendati begitu, saat ditanya lebih jauh, politikus PDI Perjuangan ini mengaku pihaknya sampai hari ini belum mengetahui fraksi mana saja, selain PSI yang menggulirkan hak interpelasi pemanggilan Anies.

"Mengenai siapa-siapa yang akan mengajukan saya belum tahu," tandas Prasetio. 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya