Berita

Salah satu masjid di Xinjiang/Net

Dunia

Pejabat Xinjiang Bantah Rumor Penghancuran Ribuan Masjid Dan Larangan Ibadah Haji Bagi Umat Muslim

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 | 08:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL. Pejabat senior Xinjiang membantah rumor yang beredar soal penghancuran ribuan bangunan masjid dan situs keagamaan lainnya di Daerah Otonomi Xinjiang Uighur, China Barat Laut.

“Xinjiang tidak pernah menghancurkan,  atau menghancurkan secara paksa, situs keagamaan. Sebaliknya, telah diambil serangkaian tindakan untuk melindungi mereka," kata Elijan Anayit, juru bicara kantor informasi pemerintah daerah Xinjiang, seperti dikutip dari Global Times, Kamis (19/11). Elijan menambahkan bahwa situs keagamaan dalam penggunaan normal.

“Sangat tidak benar untuk mengatakan bahwa ribuan masjid dan situs keagamaan lainnya di Daerah Otonomi Xinjiang Uygur, China Barat Laut, telah dihancurkan atau ditutup secara permanen,” katanya dalam konferensi pers Rabu (18/11) melalui tautan video.


Elijan menanggapi pertanyaan Bloomberg tentang jumlah orang di pusat pendidikan dan pelatihan kejuruan Xinjiang setiap tahun yang dimulai dari 2017 hingga 2020. Elijan mengatakan bahwa jumlah peserta pelatihan di pusat pelatihan itu dinamis.

Jurnalis Jepang mengajukan pertanyaan tentang proposal yang diajukan beberapa pejabat Uni Eropa untuk penyelidikan independen ke Xinjiang. Elijan mengatakan bahwa Xinjiang adalah tempat terbuka dan wilayah tersebut telah menerima lebih dari seribu pejabat asing dari 100 negara dan wilayah.

“Kami menyambut teman-teman dari seluruh dunia, termasuk pejabat Uni Eropa untuk mengunjungi Xinjiang, kami menentang penyelidikan apa pun berdasarkan anggapan bersalah dan terhadap siapa pun yang melihat Xinjiang melalui lensa bias,” kata juru bicara itu.

Menanggapi pertanyaan apakah Muslim di Xinjiang ‘diizinkan’ untuk pergi ziarah ke Mekkah, Arab Saudi, tahun depan, Elijan mengatakan bahwa dari tahun 1996 hingga 2019, Asosiasi Islam China telah mengatur lebih dari 50 ribu Muslim Xinjiang untuk terbang dengan penerbangan charter yang diatur oleh pemerintah ke Mekah, serta menyediakan perawatan medis, terjemahan, dan layanan lain dari pemerintah.

Karena pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung, Asosiasi Islam China menangguhkan haji 2020. Asosiasi akan memutuskan apakah ziarah dapat dilanjutkan pada 2021.

“Tahun depan, kami akan melakukan pekerjaan dengan baik untuk haji menurut organisasi Asosiasi Islam China jika kondisinya memungkinkan,” katanya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya