Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah)/Net

Nusantara

Di Bawah Gubernur Anies Baswedan, Pemprov DKI Kembali Meraih Penghargaan

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 14:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali membawa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih penghargaan. Kali ini, Pemprov DKI meriah penghargaan dalam ajang Indonesia Government Procurement Award yang diselenggarakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah LKPP RI.
 
Provinsi DKI Jakarta dinilai sebagai pemerintah daerah dengan inovasi pengadaan yang mendukung transparansi belanja pengadaan.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala LKPP Roni Dwi Susanto pada Rakornas Pengadaan 2020 di Bogor pada Rabu (18/11)


"Republik ini, kota ini harus dibangun dengan semangat gotong royong. Kami menerjemahkan visi ini menjadi berbagai terobosan/inovasi pengadaan oleh Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Provinsi (BPPBJ) DKI Jakarta," ungkap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui akun Facebook miliknya, Rabu (18/11).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu melanjutkan, salah satu terobosan tersebut adalah e-Ordere yang dapat diakses melalui https://eorder-bppbj.jakarta.go.id.

Anies mengklaim, jika selama ini pemerintah melaksanakan sendiri programnya dan warga hanya menunggu dilayani, saat ini warga justru diajak untuk menjadi mitra pemerintah besama-sama menyelesaikan masalah kotanya.

"Ini yang kita sebut sebagai City 4.0, kota kolaborasi," sambung Anies.

Dengan kolaborasi tersebut, otomatis membuat apa yang Pemprov DKI kerjakan semakin akuntabel dan transparan.

Masih menurut Anies, DKI Jakarta akan terus menjadi barometer dalam pelayanan sistem teknologi terkini, membangun sistem aplikasi kota cerdas (smart city), memberikan pelayanan yang efektif, cepat dan mudah.

"Dengan pendekatan pembangunan seperti ini harapannya dapat mencapai tujuan kita yaitu keadilan sosial," tutup orang nomor satu di Jakarta itu. 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya