Berita

Pemusnahan puluhan ribu senjata api ilegal berbagai jenis/Net

Dunia

Tekan Angka Kejahatan, China Musnahkan Puluhan Ribu Senjata Api Ilegal Berbagai Jenis

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 13:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak kepolisian  China melakukan pemusnahan puluhan ribu senjata api ilegal berbagai jenis dan sejumlah besar bahan peledak pada Selasa (17/11) pagi waktu setempat. Pemusnahan berbagai macam senjata api itu berkat operasi gabungan nasional yang dikoordinasi oleh Kementerian Keamanan Publik di 153 kota di seluruh China.

Pejabat Kementerian Keamanan Publik mengatakan bahwa tujuan dari gerakan nasional ini untuk menunjukkan tekad dan resolusi pihak berwenang untuk menegakkan hukum secara ketat dan menindak kejahatan yang melibatkan senjata api dan bahan peledak ilegal

“Penghancuran barang selundupan juga bertujuan untuk mendidik dan memperingatkan masyarakat agar menjauhi senjata dan bahan peledak ilegal, dan memobilisasi mereka untuk mendukung dan berpartisipasi dalam operasi penumpasan,” kata mereka, seperti dikutip dari GT, Selasa (17/11).


Menurut laporan Global Times penghancuran sekitar 69 ribu pucuk itu berpusat di Jinan, ibu kota Provinsi Shandong China Timur. Senjata ilegal yang disita, termasuk senapan dan senapan angin, serta sejumlah bahan peledak. Senjata dan bahan peledak yang dimusnahkan berasal dari barang sitaan atau secara sukarela diserahkan kepada polisi oleh pemiliknya.

Pada Februari 2018, Kementerian Keamanan Publik meluncurkan kampanye dua tahun untuk menindak kejahatan terkait senjata dan bahan peledak.

Peristiwa Selasa adalah yang ketiga diluncurkan oleh kementerian setelah polisi menghancurkan sejumlah besar senjata dan bahan peledak ilegal di 154 kota pada Agustus 2019.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya