Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Nusantara

APBD Perubahan Sah, Anies Janji Optimalkan Program Sampai Akhir Tahun

SENIN, 16 NOVEMBER 2020 | 16:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akhirnya mengesahkan Raperda Perubahan APBD 2020 menjadi Peraturan Daerah.

“Alhamdulillah pembahasan APBD-P sudah tuntas. InsyaAllah kita akan bisa melaksanakan di 1,5 bulan terakhir ini," ungkap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selepas rapat paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta, pada Senin (16/11).

Anies turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DPRD DKI, atas kecermatan, ketelitian, dan kesungguhan dalam membahas Raperda Perubahan APBD 2020.


"Eksekutif berharap, kita bersama terus dapat saling bersinergi memfokuskan dan mengoptimalkan bersama terkait penanganan dan peningkatan kapasitas pemulihan kesehatan warga akibat virus corona," sambungnya sebagaimana dikutip Kantor Berita RMOL Jakarta.

Anies melanjutkan, perubahan APBD DKI juga akan dimanfaatkan untuk penanganan resesi ekonomi, menjaga agar dunia usaha tetap hidup dan penyediaan jaring pengamanan sosial dampak pandemi Covid-19, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi musim hujan mendatang yang disertai dengan fenomena alam La Nina.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada saudara ketua, para wakil ketua dan segenap anggota dewan, yang telah memberikan persetujuan terhadap Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2020," pungkas Anies.

Rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih Nomor 18 Jakarta Pusat itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi dan dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta wakilnya, Ahmad Riza Patria.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz yang membacakan hasil pembahasan badan anggaran terhadap Raperda perubahan APBD menyatakan total perubahan anggaran 2020 sebesar Rp 63,232 triliun.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya