Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Korban Pohon Tumbang Dapat Santunan Pemprov DKI, Begini Cara Mengurusnya

JUMAT, 13 NOVEMBER 2020 | 17:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Memasuki musim penghujan, masyarakat Ibukota diminta waspada terhadap potensi pohon tumbang. Namun demikian, kalaupun ada korban akibat pohon tumbang, Pemerintah Provinsi DKI siap menyalurkan santunan.

"Mari selalu berhati-hati. Jika ada bangunan, kendaraan, atau adanya korban akibat kejadian pohon tumbang, dapat mengajukan klaim untuk mendapatkan santunan," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, melalui Twitter pribadinya, Jumat (13/11).

Caranya, pihak yang menjadi korban pohon tumbang mengajukan surat permohonan klaim santunan yang ditujukan kepada Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta.


Untuk persyaratan, pemohon diminta melampirkan surat keterangan laporan dari kepolisian, foto kejadian, fotokopi KTP, fotokopi STNK/BPKB, surat keterangan suku Dinas wilayah (sesuai lokasi kejadian).

Selanjutnya pemohon juga wajib melampirkan kuitansi/estimasi biaya kerugian, surat pernyataan tidak diasuransikan (bagi korban properti dan kendaraan), surat kuasa bagi yang dikuasakan, serta surat visum dari RS dan surat kematian dari RT/RW dan kelurahan setempat.

Adapun jumlah santunan yang akan diberikan adalah untuk korban meninggal sebesar Rp 50 juta. Sedangkan untuk cacat, rusak bangunan dan benda bergerak mendapatkan Rp 25 juta.

Bagi warga yang masih butuh informasi lebih lanjut terkait santunan pohon tumbang ini dapat menghubungi langsung Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta di Jalan Aipda KS Tubun No 1, Jakarta Pusat.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya