Berita

Pertemuan Anies Baswedan dan Habib Rizieq Shihab di Petamburan/Net

Politik

Kunjungan Anies Ke HRS Dinyinyiri, Ini Balasan Untuk Golkar DKI

KAMIS, 12 NOVEMBER 2020 | 15:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kehadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kediaman Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dikritik sejumlah pihak.

Salah satunya datang dari Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, yang menilai Anies seharusnya lebih bijak mengingat saat ini HRS masih dalam masa karantina selepas pulang dari luar negeri.

"Seharusnya, dalam konteks itu, gubernur juga harus bijak dan bisa jadi panutan. Dan menyarankan harusnya kan karantina, orang yang dari luar negeri kan harus karantina, aturannya begitu," jelas Baco saat dihubungi, Rabu (11/11).


Tidak tanggung-tanggung, Baco bahkan mengatakan Anies seakan menutup mata dengan peraturan yang ia buat sendiri Terkait protokol kesehatan.

"Mungkin ya, sensasi lebih menggiurkan daripada protokol kesehatan," tutur dia lagi.

Menanggapi pernyataan Ketua Fraksi Golkar tersebut, Inisiator Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga membalas dengan mengatakan sebelum berbicara sebaiknya baco berkaca terlebih dahulu.
 
"Harusnya Basri Baco ini sadar kalau diapun sebagai politisi pasti tergiur dengan sensasi. Coba saja lihat komentar-komentarnya, itu juga bisa di maknai cari-cari sensasi," ungkap Andi dalam keterangan yang diterima Redaksi, Kamis (12/11).

Menurut Andi, jangan menuntut kebijaksanaan pada orang lain kalau dirinya sendiri tidak bisa mencontohkannya.

"Semoga Golkar DKI lepas dari perangkat partai gurem dan Basri Baco kelak mampu merealisasikan perolehan 22 kursi di DKI yang pernah dengan entengnya dia ucapkan ke publik," jelas Andi.

"Memberi penilaian  pada orang lain memang jauh lebih mudah ketimbang menilai diri sendiri," tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya