Berita

Sertifikasi Monas lebih pas jika diberikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menurut pengamat kebijakan publik Amir Hamzah/Net

Politik

Berkedudukan Sebagai Ibukota Negara, Sudah Selayaknya Sertifikat Monas Atas Nama Pemprov DKI Jakarta

RABU, 11 NOVEMBER 2020 | 10:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Polemik sertifikasi tanah kawasan Monas masih belum menemukan penyelesaian. Pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih tarik menarik dengan Sekretariat Negara terkait siapa yang lebih berhak mendapatkan sertifikat Monas.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk memberikan sertifikasi tanah Monas atas nama Pemprov DKI Jakarta.

Namun, usulan Anies Baswedan tidak sejalan dengan keinginan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Republik Indonesia.


Terkait hal ini, pengamat kebijakan oublik, Amir Hamzah mengatakan, sangat layak bila sertifikasi Monas diberikan atas nama Pemerintah Daerah DKI Jakarta.

"Bila kita merujuk undang-undang nomor 29 tahun 2007 tentang kedudukan Jakarta sebagai ibukota negara dan Monas itu merupakan ikon dari ibukota negara maka sudah selayaknya sertifikatnya atas nama pemerintah DKI Jakarta," ujarnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11/11).

Menurut Amir, pemerintah pusat tidak perlu khawatir, sebab yang dimiliki Jakarta tidak otomatis menghilangkan hak secara nasional.

Dengan sertifikat atas nama Pemerintah Daerah Jakarta maka tentu pembiayaan dan pengelolaannya akan menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta.

"Sementara bila sertifikasinya ke pusat, jadi terlalu luas tanggung jawab pusat. Kan daerah-daerah lain juga punya ikon. Jadi ini buat menghindari problem yang bisa memberatkan tugas pemerintah pusat," pungkas Amir Hamzah.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya