Berita

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria, menyerahkan prosedur isolasi mandiri Habib Rizieq Shihab kepada Satgas Covid-19 Pusat/Istimewa

Politik

Soal Isolasi Mandiri Habib Rizieq, Ariza: Mudah-mudahan Dia Bisa Jadi Contoh Masyarakat Laksanakan Protokol

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 | 09:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Masyarakat yang hari ini menyambut kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Shihab (HRS), diharapkan untuk tetap menjaga protokol Covid-19.

Begitu pesan yang disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, saat dihubungi wartawan, Selasa (10/11).

"Mudah-mudahan sampai di Jakarta Habib Rizieq bisa menjadi contoh dan mendorong supaya masyarakat melaksanakan protokol Covid," harap pria yang akrab disapa Ariza itu.


Saat ditanya apakah HRS perlu melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu setibanya di tanah air, Ariza menyerahkan hal itu kepada Pemerintah Pusat.

"Mungkin Satgas (Covid-19) Pusat sudah lebih tahu, lakukan koordinasi dengan Arab Saudi dan sebagainya, atau dengan pihak Habib Rizieq. Kalau saya belum tahu ya," jawab Ariza.

"Karena dia (HRS) kan dari luar negeri, jadi ada Satgas Pusat yang mengaturnya. Kan biasanya begitu, bukan DKI yang ngurus. Saya kira sudah ada koordinasinya. Tapi saya belum sempat tanya, nanti saya cek lah," pungkasnya.

Untuk diketahui, saat ini ribuan pendukung dan simpatisan Habib Rizieq Shihab sudah memadati Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Tidak hanya itu, ruas jalan dari bandara menuju ke Jakarta juga sudah dipadati kendaraan pendukung Habib Rizieq. Sedianya kendaraan-kendaraan ini akan melakukan konvoi menyambut kedatangan Habib Rizieq.

Habib Rizieq sendiri dijadwalkan tiba pada Selasa pagi ini. Pesawatnya akan mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 09.00 WIB.

Setiba di tanah air, Habib Rizieq akan langsung menuju kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya