Berita

Para pesepeda di Jakarta kini bisa memesan jasa pengawalan untuk menghindari pembegalan/Net

Nusantara

Ada Jasa Pengawalan, Pesepeda Ibukota Tak Lagi Khawatir Dibegal

SENIN, 09 NOVEMBER 2020 | 08:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Maraknya begal sepeda yang terjadi belakangan ini di Ibukota memunculkan ide untuk membuat jasa pengaman dan pengawalan bagi para goweser.

Adalah para pengemudi ojek online (ojol) dari Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) yang mempelopori jasa pengawalan pesepeda.

Ketua Presidium Garda, Igun Wicaksono mengatakan, para pengawal terdiri dari anggota driver ojol yang berpengalaman di bidang sekuriti atau pengamanan.


"Yang mengawal yaitu anggota Garda pilihan dan sudah terseleksi dan paham aturan lalu lintas," jelas Igun dalam keterangannya, Senin (9/11).

Igun mengaku pihaknya telah berkomunikasi perihal tersebut dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya.

"Garda juga komunikasikan hal ini kepada Kadishub DKI Jakarta dan Dirlantas Polda Metro Jaya sebagai koordinasi atas aktivitas pengawalan sipil bagi para pesepeda," jelasnya.

Adapun biaya satu paket per jam jasa pengawal pesepeda ini sebesar Rp 750 ribu, dengan minimal pemesanan 2 jam dan maksimal peserta 10 pesepeda.

Nantinya, satu paket pengawalan dari Garda terdiri atas tiga personel dengan dua unit motor yang akan mengawal pesepeda dengan rute yang bisa dilalui motor sesuai Undang-undang Lalu Lintas.

"Untuk pemesan jasa pengawalan cukup hubungi call center Garda Indonesia di 08170674142," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya