Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Siapapun Presiden Amerika Serikat, Prabowo Subianto Masih Bisa Nyapres

SENIN, 09 NOVEMBER 2020 | 02:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Setelah melewati pertarungan  sengit, Joe Biden yang mewakili Partai Demokrat akhirnya berhasil mengalahkan Donald Trump dari Partai Republik sebagai Presiden Amerika Serikat.

Kemenangan Biden ini pun disebut-sebut akan cukup berpengaruh terhadap lanskap politik global, tidak terkecuali Indonesia.

Salah satunya adalah peluang Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto untuk kembali maju sebagai calon presiden pada pilpres 2024 nanti.


Kekhawatiran tertutupnya peluang Prabowo untuk memenangkan pilpres muncul setelah dia mendapat undangan dari Kementerian Pertahanan AS untuk menggelar pertemuan di akhir periode jabatan Trump.

Sebelum undangan itu datang, status Prabowo masuk dalam daftar hitam AS atas dugaan terlibat dalam kasus pelanggaran HAM.

Terkait hal ini, pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, menyatakan siapa pun presiden AS, tidak akan berpengaruh terhadap Prabowo.

"Soal karir politik Prabowo, siapapun presiden AS, Prabowo tetap nyapres," ungkap Ujang saat dihubungi Kantor Berita Politik Jakarta, Minggu (8/11).

Menurut Ujang, Prabowo masih mempunyai pendukung yang cukup fanatik. Terlebih lagi posisi Prabowo sebagai Ketua Umum Partai Gerindra membuatnya memiliki kendaraan yang memadai.

"Prabowo juga masih bisa didukung dari basis Islam. Dia tinggal rangkul NU dan Muhammadiyah," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya