Berita

Ilustrasi

Nusantara

Perawat Hamil Meninggal Karena Covid-19, Bayi Berhasil Diselamatkan

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 | 21:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kabar duka datang dari Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon. Salah seorang perawat di rumah sakit tersebut dikabarkan meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

“Pada hari ini pukul 06.00 WIB telah meninggal seorang perawat RSD Gunung Jati Kota Cirebon di RSUP Fatmawati Jakarta," kata Direktur RSD Gunung Jati, Ismail Jamaludin melalui rilis yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (5/11).

Diungkapkan Ismail, almarhumah telah bekerja di RSD Gunung Jati Kota Cirebon sejak sekitar tahun 2015. Almarhumah merupakan pegawai kedua yang meninggal akibat terpapar Covid-19.


“Almarhumah dipastikan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan swab pada tanggal 20 Oktober 2020," ujarnya.

Sebelumnya, kata Ismail, almarhumah dirawat di ruang isolasi RSD Gunung Jati sejak 23 Oktober 2020. Almarhumah dalam keadaan hamil anak ketiga dan kondisinya tidak stabil.

Sehingga atas indikasi medis, kehamilan yang dalam kondisi matur segera diterminasi melalui operasi sesar.

“Bayi dalam kondisi sehat, hasil swab negatif dan saat ini dirawat oleh keluarganya," ungkap Ismail.

Pasca melahirkan, almarhumah menjalani perawatan secara intensif. Ismail menerangkan, kehamilan dapat menjadi faktor yang memperberat kondisi sakit bagi penderita Covid-19.

Ismail menambahkan, dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi klinis dan sesuai indikasi, maka tim ahli klinis RSGJ merujuk almarhumah ke RSUP Fatmawati.

Almarhumah dirujuk pada 5 November 2020 dan tiba sekitar pukul 01.00 WIB. Kondisi almarhumah mengalami perburukan hingga akhirnya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal pada pukul 06.00 WIB.

“Semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT, diampuni kesalahannya dan diberikan ketabahan bagi keluarga dan sanak saudara yang ditinggalkannya”, demikian Ismail Jamaludin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya