Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Dapat Persetujuan Pemprov DKI, CGV Naikan Kapasitas Penonton Jadi 50 Persen

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 | 09:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

  Bioskop CGV mendapatkan persetujuan teknis dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk penambahan kapasitas di ruang auditorium dari 25 persen menjadi 50 persen.

Persetujuan teknis tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta tanggal 3 November 2020 yang ditandatangi Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi DK/Jakarta, Gumilar Ekalaya.

Dalam SK tersebut juga dijelaskan bahwa penambahan kapasitas penonton di ruang auditorium tetap harus mematuhi standar pencegahan penyebaran Covid-19, sebagaimana tercantum pada Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 259 Tahun 2020.


"Persetujuan teknis ini berlaku selama masa PSBB transisi dan dapat ditinjau kembali apabila terjadi perubahan status F5BB transisi atau kondisi penyebaran Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta belum kondusif," ujar Public Relations CGV, Hariman Chalid, lewat keterangan tertulisnya, Kamis (5/11).

Sebelumnya, CGV telah mengajukan penambahan kapasitas penonton di ruang Auditorium tanggal 27 Oktober ke Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta.

Pengajuan tersebut kemudian ditindaklanjuti pihak Dinas dengan mengundang CGV ke kantor Dinas Pariwisata & Ekonomi Kreatif untuk memaparkan dokumentasi protokol kesehatan yang telah dijalankan di bioskop dan hasil evaluasi setelah sepekan bioskop kembati beroperasi.

Pemaparan tersebut dilakukan di hadapan tim teknis Provinsi DKI Jakarta yang terdiri dari Dinas Pariwisata & Ekonomi Kreatif, Dinas Kesehatan dan Dinas Komunikasi dan Informatika pada Selasa siang (3/11).

"Hingga 4 November 2020, CGV telah membuka empat bioskopnya di Jakarta dan akan membuka tujuh bioskop lainnya di Ibukota secara bertahap," sambung Chalid.

Adapun bioskop CGV yang kembali beroperasi antara lain Grand Indonesia, AEON Mall Jakarta, Green Pramuka Mall, serta Transmart Cempaka Putih.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya