Berita

Banjir hingga 1 meter merendam puluhan rumah di Desa Gending, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Sabtu malam/RMOLJatim

Nusantara

Probolinggo Dilanda Banjir, Puluhan Rumah Terendam Dan 1 Motor Hanyut

MINGGU, 01 NOVEMBER 2020 | 02:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Probolinggo pada Sabtu (31/10) berujung bencana banjir bagi warga di Desa Gending, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Banjir yang mencapai ketinggian 1 meter ini merendam puluhan rumah. Bahkan 1 motor warga dilaporkan hanyut terbawa arus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kantor Berita RMOLJatim, air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 17.40 WIB. Setelah hujan deras selama berjam-jam mengguyur wilayah tersebut.


Seiring ketinggian air yang terus naik, warga pun berusaha menyelamatkan barang-barangnya. Bahkan, beberapa warga harus mengungsi ke saudaranya.

Banjir ini juga merendam Jalan Raya Gending yang menghubungkan 4 kecamatan. Yakni Kecamatan Gending, Banyuanyar, Tiris, serta Maron.

"Air masuk ke rumah warga sebelum magrib," jelas Ahmad, warga setempat kepada Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu malam (31/10).

Tidak hanya membuat puluhan rumah warga terendam, 1 motor warga dilaporkan hanyut dibawa derasnya arus banjir.

"Satu motor hilang di bawa derasnya arus banjir," ucap Kasat Shabara Polres Probolinggo, Iptu Ahmad Jayadi.

Menurutnya, motor yang hilang terbawa derasnya air itu milik Sutikno yang merupakan warga di desa itu.

"Saat itu, Pak Sutikno ingin menerobos arus air. Karena, rumahnya terendam banjir," bebernya.

Sayang, Sutikno terjatuh dan terbawa derasnya arus air yang menutup jalan raya Gending.

"Kita sudah mengingatkan agar motornya diparkir," tambahnya.

Untuk membantu warga, pihak Polres Probolinggo menurunkan 5 regu di lokasi banjir.

"Kita terjunkan 5 regu, dari Shabara dan Lantas juga Polsek Gending," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya