Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Bukan PDIP, Selama Jadi Presiden Jokowi Bergantung Pada Luhut, Airlangga Dan BG

JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 06:01 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo dinilai memiliki ketergantungan tinggi terhadap beberapa sosok diantaranya Luhut Binsar Pandjaitan dan Budi Gunawan.

Demikian disampaikan Dosen Ilmu Politik & International Studies, Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/10).

Menurut Umam. Jokowi sangat tergantung pada Luhut pada hal-hal yang strategis, Airlangga di sektor ekonomi dan BG untuk upaya pengamanan stabilitas Politik dan Keamanan.


"Kepemimpinan Jokowi memiliki tingkat ketergantungan tinggi terhadap sosok Luhut Binsar Panjaitan di sektor strategis, sosok Airlangga Hartarto di sektor ekonomi dan Budi Gunawan di upaya pengamanan stabilitas politik dan keamanan,"" demikian kata Umam, Jumat (30/10).

Umam berpendapat, ketergantungan Jokowi pada 3 sosok itu merupakan konsekuensi tidak menempatkan politisi PDIP di level Kementerian Koordinator.

Meski demikian, kata Umam bukan berarti Jokowi memiliki keberanian untuk melepaskan diri dari PDIP.

"Jokowi hanya bermain "wait & see" dalam relasinya dengan PDIP. Terlebih Jokowi punya konflik kepentingan (conflict of interests) yang amat besar terkait majunya anak dan menantunya di Pilkada Surakarta dan Medan," kata pria yang juga Direktur Eksekutif Romeo-Strategic Research & Consulting (RSRC).

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya