Berita

Mantan Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan/Net

Politik

Hinca Pandjaitan: Mengapa Harus Bertanya Prestasi Milenial, Apa Ibu Belum Tahu?

KAMIS, 29 OKTOBER 2020 | 12:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Demonstrasi kelompok anak muda merupakan sirine tanda pengingat bagi para pemimpin. Aksi tersebut sudah ada sejak dulu di Indonesia.

Begitu kata mantan Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan dalam akun Twitter pribadinya, Kamis (29/10).

Pernyataan Hinca ini seolah disampaikan untuk menanggapi pernyataan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat meresmikan kantor partainya secara daring, Rabu (28/10).


Dalam acara itu, secara tegas meminta Presiden Joko Widodo untuk tidak memanjakan generasi milenial. Bahkan Presiden kelima RI itu menanyakan sumbangsih para generasi milenial pada negara. Dia tidak ingin kaum milenial hanya bisa berunjuk rasa.

“Demo yang mereka lakukan adalag sirine buat pemimpinnya, itu sejak dulu sudah ada bu,” tutur Hinca.

Sementara mengenai prestasi anak muda tanah air, Hinca menilai hal tersebut tidak perlu diragukan lagi. Apalagi oleh elite di negeri ini.

Dia bahkan mengunggah sejumlah catatan judul berita mengenai prestasi anak muda. Judul-judul itu antara lain, “Mahasiswa UGM Sabet Gelar Juara Di Kompetisi Roket”, “Rancang Aplikasi Go-Elderly. 6 Mahasiswa UI Juarai Kompetisi Internasional”, “Pelajar SMA Bawa Indonesia Juara 2 Dunia Ajang IEO 2020”, Dan Robot Sterilisasi Covid-19 Mahasiswa Brawijaya Juara I Tingkat Asia.

“Untuk prestasi lainnya, mengapa ibu harus bertanya? Bukankah sejak dulu, ragam prestasi dunia ditorehkan milenial kita? Apa ibu belum tahu? Berikut saya sertakan prestasi terbaru anak bangsa kita,” tuturnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya