Berita

Senjata OPM (ilustrasi)/Net

Pertahanan

Kapolri Perintahkan Usut Tuntas Oknum Brimob Jual Senjata Ke OPM

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 09:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menegaskan saat ini tim Propam Polda Papua tengah melakukan penyidikan mendalam terhadap Bripka JH, oknum Brimob yang menjual senjata api kepada Organisasi Papua Merdeka (OPM).

"Saat ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Polda Papua," kata Awi kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (27/10).

Awi mengatakan, Kapolri Jenderal Idham Azis telah memberikan atensi khusus untuk megusut tuntas perbuatan tindak pidana itu 


"Bapak Kapolri berkomitmen untuk mengusut tuntas dan menindak tegas siapapun yang terlibat baik anggota dari Polri maupun dari masyarakat," ujarnya.

Bripka JH diringkus tim Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan Paskhas dan Satgas Mandala TNI di Bandara Nabire, Papua sesaat setelah pesawat yang ditumpanginya mendarat.

Setelah itu, Bripka JH digiring dan barang bawaannya diperiksa tim gabungan TNI dan petugas Avsec Bandara. Ada dua pucuk senjata api laras panjang ditemukan.

Senjata api itu dibungkus rapi dalam kondisi telah dilepas dari rangkaiannya, kondisinya masih baru dengan jenis senjata serbu M16 dan M4, beserta dua magasin tanpa peluru, dibawa dengan pesawat dengan dokumen resmi melalui rute Jakarta - Makassar - Timika - Nabire

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya