Berita

Gedung Kejaksaan Agung/Net

Hukum

101 Buron Berhasil Ditangkap Kejagung Dalam Setahun

SENIN, 26 OKTOBER 2020 | 22:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Prestasi menakjubkan dicatat Kejaksaan Agung selama dipimpin ST. Burhanuddin. Tercatat sebanyak 1010 buronan berhasil ditangkap Kejagung selama kurun setahun.

Kapuspenkum Kejagung, Hari Setiyono menjelaskan bahwa salah satu program unggulan yang dimiliki oleh Kejaksaan RI adalah TABUR 31.1, yaitu suatu program penangkapan buronan sebagai perwujudan penyelesaian penanganan perkara secara tuntas.

"Dalam setahun ini, kejaksaan telah berhasil menangkap sebanyak 101 buronan," ungkap Hari kepada wartawan, Senin (26/10).


Menariknya lagi, proses penangkapan tidak hanya dilakukan di dalam negeri. Tapi juga di luar negeri dan kemudian dipulangkan ke tanah air.

Tidak hanya penangkapan yang jadi fokus. Tapi juga ada upaya untuk mengembalikan pendapat negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Adapun total kerugian negara yang ditimbulkan oleh para buronan yang berhasil ditangkap Kejaksaan sebesar Rp 882, 5 miliar,” bebernya.

Dalam setahun periode Jaksa Agung ST. Burhanuddin menjabat, kejaksaan juga tercatat telah melakukan penyelamatan keuangan negara dengan total Rp 19,6 triliun dan 1.412 ringgit Malaysia,” tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya