Berita

Ketum ProDEM Iwan Sumule/Net

Politik

Iwan Sumule: Jangankan Penghina Prabowo, Penista Agama Saja Bisa Jadi Komisaris BUMN

MINGGU, 25 OKTOBER 2020 | 10:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pengangkatan tim sukses Presiden Joko Widodo, Ulin Yusron sebagai komisaris di sebuah perusahaan BUMN menuai polemik.

Sebab, Ulin Yusron merupakam orang yang pernah menyudutkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat pilpres. Dia mengunggah foto Prabowo Subianto yang sudah diedit sedemikian rupa sehingga mirip dengan tokoh fasisme dari Jerman, Adolf Hitler.

Unggahan itu dilengkapi dengan keterangan, “Si fasis, penculik, pemberang”.


Namun demikian, Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) mengaku tidak heran dengan kebijakan kontroversial dari Menteri BUMN Erick Thohir tersebut.

Menurutnya, Erick Thohir sudah terbiasa dengan penunjukan yang kontroversi. Yang paling mengagetkan adalah pengangkatan mantan terpidana penista agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina.

“Jangankan penghina Prabowo, penista agama saja bisa jadi komisaris BUMN,” tuturnya kepada redaksi, Minggu (25/10).

Iwan Sumule hanya bisa berharap penunjukan-penunjukan itu tidak membuat mereka hanya menjadi beban dari perusahaan BUMN yang dibanggakan rakyat. Jangan sampai, BUMN jadi merugi dan membuat rakyat menanggung utang lebih besar lagi.

“Ya semoga BUMN-BUMN makin maju dan untung,” singkatnya sembari menghela napas.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya