Berita

Anggota DPD RI Jimly Asshiddiqie/Net

Politik

Kunjungan Mike Pompeo Akan Perjelas Kegigihan AS Bujuk RI Berpaling Dari China

JUMAT, 23 OKTOBER 2020 | 09:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Amerika Serikat tampak makin gigih mendekati Indonesia. Kegigihan itu setidaknya tampak dari undangan Menteri Pertahanan AS Mark T. Esper yang dipenuhi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada pekan lalu.

Prabowo yang sebelumnya dilarang ke AS, pada kunjungan itu dijamu di Pentagon.

Tidak hanya itu, anggota DPD RI Jimly Asshiddiqie menilai kegigihan AS akan semakin kentara saat pekan depan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo berkunjung ke Indonesia.


Menurutnya, semua upaya itu dilakukan negeri Paman Sam untuk membujuk Indonesia agar tidak berpihak kepada China

“Nanti setelah Menlu AS berkunjung, makin jelas gigihnya AS bujuk RI tidak berpihak ke RRC,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Jumat (23/10).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini berharap agar beragam upaya AS mendekati Indonesia dilihat sebagai sebuah peluang. Salah satunya, peluang agar AS memindahkan pabrik mereka di China ke Indonesia.

“Peluang emas untuk tekan AS agar teken persetujuan pindahkan pabrik-pabrik industrinya dari China ke Indonesia,” ujarnya.

Bahkan, Jimly menilai bila perlu upaya itu dipermudah dengan regulasi.

“Bila perlu buat UU/Perppu khusus untuk kemudahan investasi mereka. Bisa jadi UU Cipta Kerja tidak relevan,” katanya.

Mike Pompeo dijadwalkan akan berkunjung ke sejumlah negara pada 25 hingga 30 Oktober. Salah satunya ke Indonesia.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya