Berita

Anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Fadli Zon/Rep

Politik

Fadli Zon Akui Fungsi Parlemen Tidak Jalan, Makanya Mahasiswa, Buruh, Dan Civil Society Yang Ambil Alih

KAMIS, 22 OKTOBER 2020 | 17:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Masifnya gerakan mahasiswa bersama buruh dan elemen masyarakat sipil yang menolak omnibus law UU Cipta Kerja menjadi sinyal kuat bahwa fungsi parlemen nyaris tidak berjalan.

Kini, mahasiswa, buruh dan elemen masyarakat sipil telah menjadi alat kontrol yang menurut Montesque adalah check and balances terhadap pemerintahan.

Begitu kata mantan anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Fadli Zon saat mengisi diskusi daring bertajuk "Dari #ReformasiDiKorupsi ke #MosiTidakPercaya: Dimana Partai Politik Kita?" yang diselenggarakan oleh Forum Jurnalis Politik (FJP), Kamis (22/10).


"Civil society dan gerakan mahasiswa sebagai alat kontrol, ketika parlemen tidak mampu lagi menjadi semacam institusi yang melakukan check and balances. Apalagi, karena kekuatan parlemen itu kan memang di-absolutekan oleh kekuatan eksekutif dan itu yang kita lihat gejala paling tidak satu tahun belakangan," ujar mantan wakil ketua DPR ini.

Fadli menambahkan, apabila oposisi di parlemen menjadi minoritas mengakibatkan kamar legislatif itu tidak menjadi channel perjuangan rakyat. Menurutnya, situasi samacam ini perlu dikoreksi ke depannya agar demokrasi menjadi lebih sehat.

"Apalagi kedaulatan partai kan lebih tinggi daripada kedaulatan rakyat di dalam praktiknya. Ini juga yang mungkin perlu dikoreksi ke depan. Semacam ada dikotomi anatara daulat rakyat dan daulat partai," cetusnya.

"Karena, praktik presidensil tetap sistem presidensil. Tapi dalam praktiknya terkesan sebagai parlementer," imbuh Fadli menambahkan.

Atas dasar itu, Fadli menyebut masifnya gerakan masyarakat belakangan ini menunjukkan bahwa mereka mengambil alih fungsi DPR untuk mengawasi dan mengkritisi pemerintahan yang mandek belakangan ini.

"Nah fungsi yang tidak jalan inilah yang menurut saya diambil alih oleh gerakan mahasiswa dan gerakan mahasiswa maupun gerakan buruh, gerakan-gerakan lain yang turut jalan bahkan pelajar gitu ya. Dan menurut saya itu satu hal yang positif bagi demokrasi kita," demikian Fadli Zon.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya