Berita

Ketua Relawan Joman, Imanuel Ebenezer/Net

Politik

Relawan Jokowi Mania Segera Rilis Nama-nama Menteri Yang Harus Dicopot

KAMIS, 22 OKTOBER 2020 | 15:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin sudah genap berusia satu tahun. Dorongan untuk segera memperbaiki mesin agar bisa melaju kencang.

Dorongan itu salah satunya muncul dari kelompok relawan yang dinaungi kalangan aktivis ’98, Relawan Jokowi Mania (Joman).

Ketua Relawan Joman, Imanuel Ebenezer menilai ada sejumlah menteri yang tidak layak bertahan lagi. Para menteri tersebut harus segera dicopot agar tidak menjadi beban negatif bagi pemerintah.


Secara khusus, Imanuel Ebenezer menyoroti adanya sejumlah menteri yang harus dicopot usai gagal membangun komunikasi baik terkait omnibuslaw UU Cipta Kerja. Jika mereka dipertahankan, kata pria yang akrab Noel itu, justru akan membuat citra Jokowi menjadi terpuruk.

"Harus ada penyegaran agar pemerintahan ini berjalan sebagaimana mestinya. Menteri-menteri itu gagal mengeksekusi kebijakan pro rakyat an nawacita Jokowi," papar Noel.

Namun demikian, Noel tidak langsung membeberkan siapa nama menteri yang harus dicopot Jokowi. Dia hanya menegaskan bahwa nama-nama itu akan dirilis dalam waktu dekat.

"Tunggu tanggal mainnya. Kita akan merilis nama-nama menteri itu secepatnya," ungkap aktivis ’98 ini.

Perombakan penting dilakukan agar kepercayaan publik pada Presiden Joko Widodo bisa kembali. Jokowi perlu memasukkan menteri-menteri pekerja keras, tidak kikuk dalam bekerja, dan tidak takut Covid-19.

"Sekarang ini ada menteri yang sudah tak bersemangat kerja, kebingungan mau melakukan apa atau bahkan ketakutan kena Covid. Jadi harus diganti segera," kata Noel

“Presiden Jokowi juga membutuhkan menteri yang presiden man (orang presiden) bukan bisnis man (orang pebisnis),” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya