Berita

Menteri Pertahanan AS Mark T. Esper dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto/Net

Politik

Sudah Dapat Lampu Hijau Dari AS, Prabowo Subianto Tinggal Fokus Dukung Jokowi

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 14:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kehadiran Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Amerika Serikat memenuhi undangan Menteri Pertahanan AS Mark T. Esper bisa menjadi modal besar menuju Pilpres 2024.

Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono mengurai bahwa selama ini Prabowo Subianto dilarang masuk negeri Paman Sam karena tuduhan sebagai pelaku kejahatan HAM di Indonesia.

“Amerika telah menolak untuk menerbitkan visa untuknya karena dia diduga terlibat dalam kerusuhan yang membunuh ratusan orang saat Soeharto dipaksa mundur sebagai presiden tahun 1998,” urai Arief Poyuono kepada redaksi sesaat lalu, Rabu (21/10).


Menurutnya, dengan pencabutan larangan tersebut bisa menjadi modal besar bagi Prabowo Subianto untuk bisa menang di Pilpres 2024.

Undangan dari Mark T. Esper ke Pentagon, menurutnya, seperti lampu hijau dari Amerika Serikat untuk mendukung penuh Prabowo Subianto sebagai Presiden Indonesia.

“Apalagi survei survei menunjukkan kalau Prabowo sekarang ini paling unggul dalam elektabilitas,” sambung ketua umum Lembaga Pemantau Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (LPPC19-PEN) itu.

Namun demikian, Arief Poyuono menilai ada satu syarat lagi yang harus dipenuhi agar Prabowo melenggang di Pilpres 2024. Syarat itu adalah mendukung penuh program-program pemerintahan Joko Widodo. Baik Prabowo Subianto sebagai menteri Jokowi maupun Gerindra sebagai partai pendukung pemerintah.

“Harus benar-benar serius Partai Gerindra dan Prabowo mendukung program pemerintahan Jokowi. Salah satu harus full power mendukung UU Ciptaker dan pemulihan ekonomi nasional akibat Covid-19. Jangan terlihat setengah-tengah,” tegasnya.

Prabowo Subianto, sambung Arief, harus mampu memimpin Kemenhan menjadi institusi yang bersih dari korupsi dalam berbagai pengadaan alutsista dan program food estate.

“Yang paling penting lagi berdoa moga-moga Donald Trump bisa menang di Pilpres Amerika Serikat. Artinya kebijakan Trump mendukung Prabowo tetap berjalan,” sambungnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya