Berita

Wakil Presiden Maruf Amin/Net

Politik

Wapres Maruf Amin Tidak Ingin Angka Anak Stunting Bertambah Saat Pandemi

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 12:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pencegahan stunting tetap akan menjadi prioritas di tengah wabah pandemi Covid-19 yang terjadi. Salah satunya dengan melakukan pencegahan lewat kegiatan di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bagi ibu hamil dan anak-anak.

Penekanan ini disampaikan langung Wakil Presiden Maruf Amin saat Rapat Koordinasi Teknis Nasional Percepatan Pencegahan Stunting secara daring, Rabu (21/10)

“Program dan kegiatan yang diperlukan untuk pencegahan stunting harus tetap dilakukan," ujarnya.


Menurutnya penurunan jumlah kunjungan di Posyandu tidak bisa dibiarkan begitu saja. Sebab dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak dan target pemerintah dalam pencegahan stunting.

Kata dia, diperlukan upaya-upaya yang inovatif dari pemerintah daerah untuk memastikan layanan yang diperlukan masyarakat tetap tersedia.

“Tapi tetap dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," kata Maruf.

Mantan Rais Aam Muhammadiyah ini memastikan bahwa dirinya tidak ingin pandemi Covid-19 malah membuat jumlah anak stunting meningkat.

Pemerintah sendiri sudah menargetkan angka stunting turun hingga 14 persen pada tahun 2024. Di mana catatan saat ini berada di angka 27 persen.

"Jangan sampai masa pandemi Covid-19 ini kemudian menambah jumlah anak stunting dalam beberapa tahun ke depan," kata dia.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya