Berita

Mantan Jurubicara Presiden Gus Dur, Adhie Massardi saat berkunjung ke Kantor RMOL.ID/RMOL

Politik

Alasan Kenapa Tidak Ada Tindakan Represif Di Era Gus Dur

MINGGU, 18 OKTOBER 2020 | 09:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tindakan represif yang dilakukan aparat, khususnya dalam meredam aksi unjuk rasa, kerap disayangkan oleh publik. Namun demikian, tindakan yang demikian tidak terjadi di era Presiden keempat Abdurrahman Wahid.

Mantan Jurubicara Presiden Gus Dur, Adhie Massardi mengurai alasan mengapa di era Gus Dur tidak terjadi tindakan-tindakan represif dari aparat.

Menurutnya, hal itu tidak lepas dari ketegasan Gus Dur dalam memberi perintah ke bawahan.


“Kenapa tak ada tindakan represif sama sekali di era Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) terhadap para demonstran? Gus Dur tak pernah perintahkan Polri bertindak represif,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (18/10).

Deklaratot Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu mengurai bahwa Gus Dur hanya menekankan satu perintah kepada aparat keamanan. Perintah itu adalah menjaga dengan baik keselamatannya.

“Polisi wajib jaga keselamatannya. Itu hakekat demokrasi,” demikian Adhie Massardi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya