Berita

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama/Net

Politik

Jelang Sumpah Pemuda, KNPI Minta Pihak Yang Bertikai Mencontoh Prabowo Subianto

SABTU, 17 OKTOBER 2020 | 00:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Semua pihak dan tokoh nasional harus menghentikan kegaduhan dan melakukan rekonsiliasi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Seruan itu disampaikan Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama, yang mengajak semua elemen bangsa bersatu jelang peringatan Hari Sumpah Pemuda yang akan jatuh pada tanggal 28 Oktober mendatang.

Haris lantas mencontohkan jiwa besar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto usai Pilpres 2019. Di mana setelah bertarung dengan Joko Widodo, Prabowo Subianto kemudian melakukan rekonsiliasi dan memutuskan untuk mendukung pemerintah. Tujuannya mulia, yaitu tidak ingin masyarakat Indonesia terus terbelah.


“KNPI meminta semua pihak dan tokoh nasional agar segera rekonsiliasi, karena kegaduhan yang terjadi selama ini membuat anak bangsa menjadi terbelah. Seharusnya mereka yang bertikai bisa mencontoh Prabowo Subianto yang melakukan rekonsiliasi dengan Pak Jokowi pasca Pilpres 2019,” ujar Haris, Jumat (16/10).

Kepada para pemuda di tanah air, mantan aktivis HMI ini mengajak agar bersatu dan bangkit demi kemajuan bangsa. Pemuda tidak boleh tercerai-berai hanya karena perbedaan pendapat.

 â€œSemangat persatuan harus kita pelihara dengan baik. Jangan ada perpecahan pemuda di tanah air. Jelang Hari Sumpah Pemuda, KNPI menegaskan agar semua tokoh masyarakat dapat bersatu dan berekonsiliasi,” demikian Haris Pertama.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya